Powered By Blogger

Mengenai Saya

Foto saya
Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia

Jumat, 01 Januari 2010

Hambatan di dalam membaca

Ada beberapa kesalahan yang umumnya dilakukan orang ketika membaca cepat, antara lain:
1. Hambatan Finger Panting
Mungkin Anda pernah mengalami atau melihat ketika membaca menggunakan pointer/penunjuk. Di sisi lain ada mitos yang mengatakan bahwa ketika membaca tak boleh menggunakan penunjuk atau jari tangan. Mitos ini dipercayai juga oleh banyak pendidik dan para orang tua yang mengajari anaknya dalam membaca.
Kebiasaan membaca menggunakan penunjuk seperti ini merupakan kesalahan dalam membaca cepat yang disebut Finger panting.
Dalam perkembangannya para pakar membaca cepat justru membolehkan teknik membaca cepat menggunakan pointer/penunjuk. Alasannya adalah menggunakan penunjuk atau jari tangan dalam membaca justru dapat meningkatkan konsentarsi dan mempercepat proses membaca, karena dapat langsung mengarahkan mata pada bahan bacaaan. Jika Anda tak percaya, silahkan buktikan membaca menggunakan cara seperti ini.

2. Hambatan back skippin
Ketika membaca secara tidak sadar kadang-kadang kita mengulang-ulang bahan bacaan (kata atau kalimat) sebelum topik yang dibaca diselesaikan. Cara ini merupakan kesalahan membaca yang disebut back skippin. Cara seperti ini dapat mengakibatkan penglihatan mata kita terhadap bahan bacaan menjadi lamban, sehingga sulit melakukan speed reading.

3. Hambatan Sub Vokalisasi
Yang dimaksud dengan kesalahan sub vokalisasi ini adalah ketika membaca mulut dan hati sama-sama ikut berujar. Biasanya kendala ini muncul ketika Anda terbiasa mengulangi bacaan, mengeluarkan suara atau membaca dalam hati. Menurut pakar membaca cepat, kebiasaan membaca seperti ini disebabkan oleh kesalahan metode yang kita gunakan ketika pada masa kecil belajar membaca.
Misalnya metode Phonic yang memperkenalkan abjad dari A s.d. Z yang dilanjutkan dengan mengulang kata-kata. Ada juga metode Lokk say, misalnya kata “Budi” langsung disebut Budi. Biasanya guru bisa mengontrol dan mengoreksi pengucapan siswa. Menurut para ahli bahwa hal ini merupakan salah satu kendala dalam membaca cepat (speed reading), sehingga perlu dihindari.

4. Hambatan regretio
Secara sadar ketika membaca kadang-kadang mata kita tertuju pada kata-kata atau kalimat yang sudah di baca. Ada kalanya ketika membaca pikiran atau otak memikirkan bacaan yang lalu atau memikirkan hal lain di luar isi bacaan. Cara seperti ini dapat berakibat pada penglihatan mata kita tidak konsen pada bahan bacaan (kalimat) sehingga membaca menjadi lamban. Kebiasaan salah dalam membaca ini disebut hambatan regretio.

Bahaya AIDS atau HIV

AIDS ( Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan suatu penyakit yang cara kerjanya menghancurkan sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS disebabkan karena virus yang bernama HIV (Human Immunodeficiency Virus) masuk ke dalam tubuh manusia. HIV dengan cepat akan melumpuhkan sistem kekebalan manusia. Setelah sistem kekebalan tubuh lumpuh, seseorang penderita AIDS biasanya akan meninggal karena suatu penyakit (disebut penyakit sekunder) yang biasanya akan dapat dibasmi oleh tubuh seandainya sistem kekebalan itu masih baik.

AIDS adalah penyakit yang paling ditakuti pada saat ini. Virus HIV yang menyebabkan penyakit ini, merusak sistem pertahanan tubuh (sistem imun), sehingga orang-orang yang menderita penyakit ini kemampuan untuk mempertahankan dirinya dari serangan penyakit menjadi berkurang. Seseorang yang positif mengidap HIV, belum tentu mengidap AIDS. Banyak kasus di mana seseorang positif mengidap HIV, tetapi tidak menjadi sakit dalam jangka waktu yang lama. Namun, HIV yang ada pada tubuh seseorang akan terus merusak sistem imun. Akibatnya, virus, jamur dan bakteri yang biasanya tidak berbahaya menjadi sangat berbahaya karena rusaknya sistem imun tubuh.



Dari survey orang dalam 20 tahun terakhir terinfeksi lebih dari 60 juta Virus HIV. Dari jumlah itu, 20 juta orang meninggal karena Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Tahun 2001, UNAIDS (United Nations Joint Program on HIV atau AIDS) memperkirakan, jumlah Orang Hidup Dengan HIV atau AIDS (ODHA) 40 juta.

Kasus AIDS pertama kali ditemukan di Amerika Serikat, pada 1981, tetapi kasus tersebut hanya sedikit memberi informasi tentang sumber penyakit ini. Sekarang ada bukti jelas bahwa AIDS disebabkan oleh virus yang dikenal dengan HIV.

HIV merupakan bagian dari kelompok virus yang disebut Lentivirus yang ditemukan pada primata nonmanusia. Secara kolektif, Lentivirus diketahui sebagai virus monyet yang dikenal dengan nama Simian Immunodeficiency Virus (SIV). HIV merupakan keturunan dari SIV. Jenis SIV tertentu mirip dengan dua tipe HIV, yakni HIV- 1 dan HIV-2, yang menyerang salah satu sel dari darah putih yaitu sel limfosit.

Di Indonesia, kasus AIDS pertama kali ditemukan pada tahun 1987. Seorang wisatawan berusia 44 tahun asal Belanda meninggal di Rumah Sakit Sanglah, Bali. Kematian lelaki asing itu disebabkan AIDS.

Hingga akhir tahun 1987, ada enam orang yang didiagnosis HIV positif, dua di antara mereka mengidap AIDS. Sejak 1987 hingga Desember 2001, dari 671 pengidap AIDS, sebanyak 280 orang meninggal. HIV begitu cepat menyebar ke seluruh dunia. Ibarat fenomena gunung es di lautan, penderita HIV atau AIDS hanya terlihat sedikit di permukaan.

Penularan HIV atau AIDS
AIDS adalah salah satu penyakit yang menular. Namun penularannya tak semudah seperti virus influenza atau virus-virus lainnya. Virus HIV dapat hidup di seluruh cairan tubuh manusia, akan tetapi yang mempunyai kemampuan untuk menularkan kepada orang lain hanya HIV yang berada dalam: darah, cairan vagina dan sperma.

penularan HIV atau AIDS yang diketahui adalah melalui:
* Transfusi darah dari pengidap HIV.
* Berhubungan seks dengan pengidap HIV.
* Sebagian kecil (25-30%) ibu hamil pengidap HIV kepada janinnya.
* Alat suntik atau jarum suntik/alat tatoo/tindik yang dipakai bersama dengan penderita HIV atau AIDS; serta
* Air susu ibu pengidap AIDS kepada anak susuannya.

Tindakan untuk mencegah HIV atau AIDS
Cara mencegah masuknya suatu penyakit secara umum di antaranya dengan membiasakan hidup sehat, yaitu mengkonsumsi makanan sehat, berolah raga, dan melakukan pergaulan yang sehat. Beberapa tindakan untuk menghindari dari HIV atau AIDS antara lain:
* Hindarkan hubungan seksual diluar nikah dan usahakan hanya berhubungan dengan satu pasangan seksual.
* Pergunakan selalu kondom, terutama bagi kelompok perilaku resiko tinggi.
* Seorang ibu yang darahnya telah diperiksa dan ternyata positif HIV sebaiknya jangan hamil, karena bisa memindahkan virusnya kepada janin yang dikandungnya. Akan bila berkeinginan hamil hendaknya selalu berkonsultasi dengan dokter.
* Orang-orang yang tergolong pada kelompok perilaku resiko tinggi hendaknya tidak menjadi donor darah.
* Penggunaan jarum suntik dan alat tusuk lainnya seperti; akupunktur, jarum tatto, jarum tindik, hendaknya hanya sekali pakai dan harus terjamin sterilitasnya.
* Jauhi narkoba, karena sudah terbukti bahwa penyebaran HIV atau AIDS di kalangan panasun (pengguna narkoba suntik) 3-5 kali lebih cepat dibanding perilaku risiko lainnya. Di Kampung Bali Jakarta 9 dari 10 penasun positif HIV.

Persepsi Salah Tentang HIV atau AIDS
AIDS adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV yang sampai sekarang belum ditemukan obat dan vaksinnya yang benar-benar bermanfaat untuk mengatasi AIDS. Itulah sebabnya AIDS merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti pada saat ini. Munculnya anggapan yang salah terhadap tindakan dan prilaku sehubungan dengan HIV atau AIDS semakin mengukuhkan penyakit ini untuk ditakuti.

Oleh sebab itu perlu diketahui bahwa HIV atau AIDS tidak menular melalui:
* Bekerja bersama orang yang terkena infeksi HIV.
* Gigitan nyamuk atau serangga lain.
* Sentuhan tangan atau saling pelukan.
* Hubungan Seks dengan menggunakan kondom.
* Penggunaan alat makan bersama.
* Penggunaan toilet bersama.
* Semprotan bersin atau batuk.

Penyebab Maag yang tertinggi adalah Stress

Asam lambung akan meninggkat jika seseorang mengalami stress, sehingga jika ada luka yang dalam, tentunya peningkatan asam lambung akan memperhebat keluhannya.
Maag sering dianggap penyakit biasa-biasa saja karena mudah sembuh dengan obat. Jika terkontrol dengan baik, maag dapat sembuh total.

Obat-obatan maag yang bermacam-macam beredar di pasaran membuat penderita maag menggampangkan kondisinya. Padahal, jika penyakit maag ini sampai parah, dapat terjadi nyeri hebat hingga muntah-muntah. Bahkan risiko terberat adalah terjadinya kebocoran lambung dan perdarahan. Sehingga penyakit ini harus diperhatikan dengan benar.

Pengelompokan Penyakit maag
Rasa yang tidak nyaman di daerah ulu hati biasanya dirasakan oleh penderita Maag. Dengan dengan rasa nyeri, perih, serta keluhan lain seperti mual, kembung, cepat kenyang, merasa penuh, sampai muntah-muntah. Kadang, jika rasa nyeri itu begitu hebatnya, sampai terasa sakit tembus ke tubuh bagian belakang. Umumnya, kondisi ini dikenal oleh kalangan medis sebagai sindrom dengan sebutan dispepsia.



Menurut dr. Ari Fahrial Syam, SpPD, MMB dari Departemen Penyakit Dalam Divisi Gastroenterologi RSUPN Cipto Mangunkusumo, dispepsia atau maag terbagi dalam tiga kelompok. Yaitu tipe ulkus, tipe dismotilitas, dan tipe campuran. Pada ulkus, penderita akan merasa nyeri di daerah ulu hati sampai tembus ke tubuh bagian belakang. “Serangannya terjadi di malam hari. Biasanya rasa nyeri ini hilang setelah makan, tapi kemudian bisa nyeri lagi,” ujar dr. Ari.

Tipe dismotilitas lebih menonjol gejala kembungnya, rasa penuh pada perut, cepat kenyang, dan mual. Sedangkan tipe campuran ada rasa nyeri dan kembung. Satu lagi tipe penyakit maag, yaitu kelompok penyakit Gastroesofageal Reflux Disease (GERD). “Biasanya, pasien akan merasakan panas di daerah dada, seperti terbakar. Selain itu ia akan merasa ada asam naik sehingga mulut terasa pahit,” paparnya.

Awalnya, GERD termasuk dalam penyakit maag. Namun keluhan GERD membuatnya terpisahkan dari tipe-tipe maag. Gejala lain pada GERD ini juga ada rasa serak dan banyak lendir di pagi hari, sehingga kadang membuat sesak nafas. Jika melihat adanya sakit di dada, penderita akan mengira ia menderita sakit jantung. Sesak nafas juga akan dikira sakit paru-paru. Ketika keduanya diperiksa dan ternyata normal, ditemukanlah bahwa ada masalah pada saluran pencernaan.

Jadi, ternyata maag bukan penyakit yang sederhana, ada berbagai tipe dengan gejalanya masing-masing. “Harus diperhatikan juga, penderita dengan keluhan-keluhan sakit maag belum tentu bersumber dari lambungnya,” ungkap dokter yang Juni mendatang berusia 39 tahun ini. Misalnya pada seseorang yang ada batu di empedu, ada kalanya keluhan berupa mual atau kembung.

Sehingga, menurut dr. Ari, orang yang merasakan sakit maag belum tentu masalah sakitnya bersumber pada lambung atau organ pencernaan lain. “Jadi, kalau ada penderita maag kronis kemudian minum obat yang ada di pasaran lalu sembuh, mungkin suatu saat dia harus kontrol penyakitnya ke dokter. Apa benar problemnya di lambung atau ada masalah lain,” tegas dr. Ari.

Fungsional dan organik
Pada satu kelompok orang, sekitar 30-40% mengalami gangguan sakit maag, Menurut dr. Ari. "Angka ini menunjukkan bahwa jumlah penderita maag tidak sedikit, dan sudah umum dialami banyak orang," ujar dokter yang pernah melakukan survei tentang penyakit maag ini.

Umumnya, 80 persen penyakit maag termasuk jenis fungsional. Maksudnya, tidak ada kelainan pada saluran cerna, namun disebabkan oleh stres, kurang tidur, beban pekerjaan, juga makan tidak teratur. Sisanya, 20 persen termasuk organik, yaitu ada kelainan pada organ pencernaan, seperti luka pada lambung atau kerongkongan. “Suatu kali akan bermasalah jika yang kelainan ini tidak diobati dengan baik. Karena keluhan maag bisa jadi keluhan penyakit lainnya. Jika tidak diobati takutnya penyakit ini bertambah berat. Harus diwaspadai jika seseorang sering sakit maag,” imbuh dokter yang sempat mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia dan University of Queensland, Australia ini.

Maag juga bisa disebabkan oleh obat tertentu seperti obat reumatik yang sering dikonsumsi untuk sakit persendian. Hal ini menjadi salah satu penyebab timbulnya gangguan pada lambung. “Bahkan, pada keadaan yang cukup berat dapat timbul perdarahan pada lambung akibat penggunaan obat-obat reumatik itu,” tambah dr. Ari.

Penyebab seseorang mengalami keluhan seperti penderita maag disebabkan juga oleh kuman. Kuman ini disebut helicobacter pylori yang dapat menyebabkan infeksi. Kuman yang hidup di lambung ini masuk lewat makanan yang kebersihannya kurang diperhatikan. Sehingga, memeriksa apakah maag yang dialami termasuk fungsional atau organik adalah penting. Biasanya maag fungsional akan membaik jika makan teratur dan stres berkurang.

Saat ini, perlu diwaspadai adanya maag pada anak-anak. Memang, angkanya masih rendah, namun dengan adanya perubahan pola makan seperti makan pedas dan asam, berlemak, ditambah dengan banyaknya kegiatan sekolah dan luar sekolah yang membuat tingkat stres lebih tinggi, kasus maag juga ditemukan pada anak-anak.

Pengobatan untuk penderita maag harus benar
Pada penderita maag pengobatannya tergantung pada penyebabnya. Obat maag terbagi menjadi beberapa kelompok. Yaitu obat antasida, yang sifatnya hanya menetralkan asam lambung saja sehingga mengurangi keluhan maag. Obat yang banyak beredar di pasaran termasuk obat antasida. Berikutnya adalah obat anti asam, yang dapat mengurangi asam pada lambung. Obat anti asam ini ada yang sifatnya ringan dan berat tergantung penyebab maag. Selain itu ada kelompok obat prokinetik, untuk memperbaiki motilitas (pergerakan) lambung.

Jika ada penderita maag dengan penyebab faktor psikisnya yang dominan, dokter akan memberikan obat untuk faktor psikis tersebut. "Kita berikan obat anti cemas dan penenang," ujar dr. Ari. Selain itu, jika ditemukan adanya kuman Helicobacter pylori, maka kuman ini harus dihilangkan, biasanya dengan kombinasi dua antibiotik ditambah obat anti asam yang cukup kuat.

Perubahan gaya hidup sangat penting selain obat-obatan. Jika penderita maag terlalu stress, maka dia harus berusaha mengendalikan stressnya. Begitu juga mengubah kebiasaan yang tidak baik, seperti kebiasaan makan tidak teratur, merokok, konsumsi obat reumatik tanpa aturan, semua harus dikendalikan bahkan dikurangi.

Perhatikanlah juga saat konsumsi obat. Mengonsumsi banyak obat dapat mengarah pada terjadi penyakit lain. Misalnya, penggunaan antasida berlebihan dapat mengganggu fungsi ginjal. Kadang, maag dianggap penyakit yang sederhana, sehingga penderita maag cenderung mengobati sendiri. Padahal jenis maag organik termasuk penyakit serius. “Namun, semua bisa diobati, apalagi kalau jelas disebabkan oleh kuman. Demikian juga maag akibat asam lambungnya naik, jika ditekan asam lambungnya dengan optimal, maag dapat sembuh total,” papar dr. Ari. Asalkan tindakan pemeriksaan dan pengobatannya tepat.

Sekarang ini, dengan menggunakan endoskopi atau diteropong lambung dapat diperiksa untuk memastikan penyebab keluhannya. Dengan endoskopi, dokter dapat melihat langsung kondisi kerongkongan, lambung, dan usus 12 jari. Jika ada luka yang dalam sampai perdarahan, harus dioperasi. “Bisa saja ternyata ada tumor atau kanker di organ pencernaannya. Tapi di Indonesia, kejadian kanker lambung masih di bawah satu persen,” jelas dr. Ari.

Perkembangan lainnya, pendeteksian kuman dengan cara non invasive (tanpa melalui endoskopi). Yaitu dengan menggunakan uap, yang disebut Urea Breath Test (UBT). "Jadi, kita tes pasien dengan penguapan dengan bantuan alat. Lalu kita deteksi apakah ada kuman atau tidak," ungkap dr. Ari. Saat ini layanan ini baru ada di RSUPN Cipto Mangunkusumo dan salah satu laboratorium ternama.
(Bestantia Indraswati)

Tips untuk Penderita Maag

Yang harus dihindari oleh penderita maag, biasanya penyebabnya seperti berikut ini:
1. Obat rematik. Obat ini kadang-kadang membuat penderita maag tidak merasakan nyeri, tapi ternyata kondisi lambungnya sudah parah.
2. Asap Rokok. Asap dari rokok akan membuat lambung terasa penuh, sehingga penderita tidak merasa lapar.
3. Minum Kopi. Minuman ini dapat meningkatkan asam lambung.
4. Makanan seperti coklat dan keju. Karena makanan tersebut menyebabkan pengosongan lambung menjadi kurang baik.
5. Makanan yang pedas dan masam yang merangsang lambung, seperti cabe, sambal, jeruk.
6. Sayur-sayuran seperti kol dan sawi karena memproduksi gas. Juga buah nangka, kedondong, dan buah-buahan yang dikeringkan.
7. Soda
8. Stres

Penderita maag harus membiasakan makan yang teratur. Misalnya, jika hari pertama makan jam delapan pagi, usahakan hari berikutnya juga makan jam delapan pagi. Demikian juga dengan makan siang dan malam. Sehingga lambung menerima makanan di waktu-waktu tertentu.

Kapan Pergi Dokter?
Saat penderita maag sudah mengonsumsi obat-obatan dia harus ke dokter, jika sakit lambungnya tidak sembuh-sembuh. Menggunakan obat-obatan di pasaran batasnya biasanya tiga hari. Jika tidak ada tanda-tanda kesembuhan setelah tiga hari, maka harus memeriksakan diri ke dokter. Tanda-tanda penting yang dapat diperhatikan adalah jika buang air besar berwarna hitam, muntah-muntah hebat, pucat yang tidak diketahui sebabnya, serta berat badan turun.

Faktor Penyebab Penyakit Jantung

Faktor yg menyebabkan terkena resiko penyakit jantung sebagai mana dikemukakan di dalam Satu Kongres Kardiolog di Munich Jerman yaitu :
1) Smooking atau Merokok - yg paling berbahaya menurut mereka
2) Tekanan darah tinggi
3) Penyakit gula atau Diabetes
4) Satu skema pembagian lemak => waist to hip ratio
5) Pola Makan yang salah
6) Kegiatan fisik yang berlebihan
7) Mengkonsumsi Alkohol
8) Banyaknya lemak di dalam darah
9) Faktor psikososial

Para ahli berpendapat bahwa perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko jantung sampai 80%.

Perbedaan Asma dengan TBC

Asma tidak menular, Asma biasanya karena keturunan.

Tandanya terkena asma biasanya :
1. Saya pernah mengalaminya saat menarik nafas kira-kira cuma sepanjang 1-2 cm saja, bernafas lebih susah (kadang susah banget, biar udah narik nafas sepanjang apa juga yang berasa cuma sedikit sekali o2 yang masuk ke paru2.
2. Biasanya setiap kali bernafas akan mengeluarkan suara seperti *ngiiik*
3. Kata dokter, asma tidak bisa disembuhkan (ada banyak versi ada yg bilang bisa)

Jadi dalam jangka waktu tertentu akan kambuh kembali.

Pemicu penyakit asma kambuh adalah: alergi, stress, dingin, kurang fit.
Kalau anak SD yang menderita asma biasanya akan terasa ketika makan es, makan rambutan, makan durian, kehujanan, langsung kambuh asmanya.

Ada alat bantu untuk penyakit asma, semacam spray yg berisi O2 biar lebih gampang bernafas. (saran saya jangan dipake)

Cara terbaik mengatasi adalah melalui terapi, renang, olah raga, dll.

Penularan Penyakit Kusta

Teori penularan penyakit kusta ini penularannya sendiri Belum ada kepastian, beberapa teori yang dikemukakan :
1. Melalui kontak kulit yang erat dan lama.
Kuman kusta itu bukan kuman yang 'ganas' jadi penularannya agak sulit. Makanya dibutuhkan waktu yang lama dan kontak yang erat supaya si kuman ini bisa ditransmisikan dalam jumlah yang banyak ke orang lain.

2. Melalui udara (aerogen)
Ini ditemukan karena ternyata pada ingus orang yang menderita kusta ditemukan kuman ini dan kontak erat dan lama itu sulit dibuktikan karena ada aja orang yang ngga kontak erat tapi masih bisa terkena kusta juga.