Indh mnusia krna akhlak
Indh blan krna chya
Indh cnta karna syank
Indh prsahabatan krna kejujuran
Selasa, 20 Oktober 2009
Jumat, 10 April 2009
Puisi
Jika cinta itu beban biarlah
Aq hidup dengan derita dan...
Bila cinta itu adalah anugrah
Biarlah aq jalani
Dengan keberadaanku sekarang..,,
Tapi ingat...
Cinta itu buta
Kita mencintai bukan karena hasrat
Tapi cinta itu membutuhkan
Keikhlasan dan kejujuran dari hati yang tulus
Dan ikhlas untuk orang yang di cintai...
Jika cinta itu beban biarlah
Aq hidup dengan derita dan...
Bila cinta itu adalah anugrah
Biarlah aq jalani
Dengan keberadaanku sekarang..,,
Tapi ingat...
Cinta itu buta
Kita mencintai bukan karena hasrat
Tapi cinta itu membutuhkan
Keikhlasan dan kejujuran dari hati yang tulus
Dan ikhlas untuk orang yang di cintai...
Kamis, 05 Maret 2009
Sahabat
Karya : Bintang Ari P
Sahabat...
Kau adalah curahan hatiku
Kau tempatku mengadu
Dalam sedih,duka,canda,dan tawaku
Hanya kau yang bisa mengerti perasaanku
Sahabat...
Dengan apa aku membalasmu
Kau terlalu banyak membantuku
Jasa jasamu terlalu banyak bagiku
Sahabat...
Hanya satu kata,yang bisa ku ucapkan padamu
Yaitu,Thank You
Thank You Sahabat
Thank You So Much
Sahabat...
Kau adalah curahan hatiku
Kau tempatku mengadu
Dalam sedih,duka,canda,dan tawaku
Hanya kau yang bisa mengerti perasaanku
Sahabat...
Dengan apa aku membalasmu
Kau terlalu banyak membantuku
Jasa jasamu terlalu banyak bagiku
Sahabat...
Hanya satu kata,yang bisa ku ucapkan padamu
Yaitu,Thank You
Thank You Sahabat
Thank You So Much
Sampah Bukan Musibah
Karya : Bintang,Fatkur,Aji,Totok,Yudik
Kala mentari bangun dari tidurnya
Mereka mulai beranjak dari mimpi indahnya
Dengan semangat membara
Mengais rizki yang tersisa
Bagaikan ribuan lalat berebut sebujur bangkai
Kau abaikan terik dan hujan
Walau aroma busuk menyengat
Seakan menjadi bumbu penyedap semangat
Dengan tongkat yang selalu menemanimu
Kau telusuri jalan yang berliku
Demi sesuap nasi untuk anak dan istrimu
Wahai pemulung....
Janganlah kau menyerah
Hadapi semua masalah
Untuk hari esok yang cerah
Kala mentari bangun dari tidurnya
Mereka mulai beranjak dari mimpi indahnya
Dengan semangat membara
Mengais rizki yang tersisa
Bagaikan ribuan lalat berebut sebujur bangkai
Kau abaikan terik dan hujan
Walau aroma busuk menyengat
Seakan menjadi bumbu penyedap semangat
Dengan tongkat yang selalu menemanimu
Kau telusuri jalan yang berliku
Demi sesuap nasi untuk anak dan istrimu
Wahai pemulung....
Janganlah kau menyerah
Hadapi semua masalah
Untuk hari esok yang cerah
Langganan:
Postingan (Atom)

